VOCAL GROUP DI HOTEL HYATT

Gegap Gempita Indonesian Food Festival di Polandia

Indonesian Food Festival bertajuk “Taste Indonesia” yang dibuka resmi Senin malam (14/9) di Hyatt Regency Hotel Warsawa telah mengukuhkan pengakuan publik atas keberadaan makanan Indonesia di antara beragam makanan yang sudah lebih dahulu dikenal, seperti Jepang, China, Korea, Vietnam dan Thailand.

Pernyataan itu dikemukakan oleh para undangan yang hadir dalam acara pembukaan itu, al. Kepala Kantor Kepresidenan/Mensesneg Mariusz Handzlik, Kepala Badan Promosi Investasi (PAIiIz) Sławomir Majman, Direktur Asia dan Pasifik Kemlu Dubes Krzysztof Szumski dan sejumlah duta besar dari negara sahabat seperti Mexico, Colombia, Malaysia, Albania, New Zealand, Mongolia, dan wakil dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, Swiss, serta Ketua Dewan Kurator Museum Asia dan Pasifik Andrzej Nusantara Wawryzniak dan pengusaha makanan dan restoran di Warsawa.

Festival yang diselenggarakan bekerjasama dengan Hotel Hyatt Regency Warsaw itu dilaksanakan untuk pertama kalinya sejak dibukanya Perwakilan RI di ibukota Polandia, Warsawa dan berlangsung selama 2 pekan, 14 s/d 26 September 2009. Untuk itu, 2 juru-masak dari Hotel Hyatt Regency Bandung, Azis Wahyudin dan Muhammad Sidik khusus didatangkan ke Warsawa untuk membuktikan kemampuannya.

Dalam pidato pembukaan, Dubes RI Warsawa Hazairin Pohan menyatakan selama ini di Polandia negerinya dikenal dengan keberagaman budaya musik, tarian, ukiran, lukisan dari berbagai daerah, maka melalui festival makanan sekali lagi merepresentasikan keunikan dan keberagaman Indonesia. Dia berharap, di masa-masa depan restoran Indonesia dapat mengisi khazanah kuisin di Polandia bersama berbagai masakan internasional lainnya.

General Manager Hyatt Regency Warsaw, Joseph Kral, menyambut gembira pada akhirnya festival makanan itu dapat diwujudkan. Menurutnya, kegiatan festival makanan yang eksotik hanya dapat dilaksanakan apabila semua pihak, terutama pemilik budaya itu, berperan aktif dalam melaksanakannya. Dia menyatakan yakin akan keberhasilan festival tersebut, karena dia mengenal baik Indonesia, melalui penugasan di Hotel Hyatt Aryaduta Jakarta sebelumnya, dan komitmen KBRI Warsawa.

Dalam pembukaan acara Food Festival itu, Dubes Pohan tampil bersama Vocal Group KBRI Warsawa yang berintikan vokalis 3 rohaniawan Katolik yang bertugas di Polandia, masing-masing Vinsensius Adi Gunawan, Vinsensius Taji dan Alfred Adipati Manek, ketiganya berasal dari Indonesia Timur, dan Ny. Dyah Poerwonggo dengan menampilkan lagu-lagu tradisional seperti Lisoi, Ayo Mama, Saputangan Bapucuk Ampat, dan lagu-lagu tradisional dari daerah Flores dan Papua, yang diiringi alat-alat gamelan dan perkusi yang dimainkan oleh para personil Warsaw Gamelan Group. Kelompok tari asuhan KBRI Warsawa juga menampilkan tari-tarian tradisional dari Bali dan Betawi untuk menyemarakkan acara pembukaan festival makanan tersebut.

Sebagai informasi, di Polandia hanya terdapat 2 restoran Indonesia yang mempekerjakan beberapa juru-masak dari Indonesia, yakni “Galeria Bali” di Warsawa, dan “Warung Bali” di Poznan. (KBRI Warsawa).

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s

%d Bloggern gefällt das: