KMML – bag. 27: Surat buat Rose Monday Queen*

1415193593239

Rose,

Mentari bersinar terang hari ini. Langit biru telanjang mebangkitkan rasa dahaga akan keindahan ciptaan terelok. Di keramaian dan keriuhan kau melambaikan mawar ke arahku. Kau tersenyum dan tertawa, pesta semesta sedang berlanjut. Gemuruh genderang dan terompet berlomba-lomba menggodamu untuk menari, meliukkan badan gemulaimu bergaunkan cahya sang surya. Helai kembang yang terselip di rambutmu dan kedua telingamu ibarat mahkota ratu Khayangan. Ya, dikau adalah ratu pesta karnaval musim ini. Teriakanmu walaupun parau tetap membungkamkan rasa perih yang sedang mengguncang nubari. Tatapanmu meluluhkan seluruh rasa yang menghalangi niat untuk berpuisi. Aku terpana di kerumunan topeng. Kuulurkan tangan meraih mahkotamu. Ah..kau menjauh…

 

Rose,

Tahukah kau, bahwa karnaval berarti perpisahan dengan daging? (carne = daging, vale= melepaspergikan). Ribuan manusia berpesta melepaspergikan kebiasaan untuk menyantap santapan yang mengandung daging, karena sebentar lagi Masa Puasa buat orang Kristen mulai. 40 hari berpantang dan berpuasa. Mahkotamu harus disimpan di lemari kaca, tarianmu harus diperlembut, teriakanmu kau ubahlah menjadi doa silih. Ya, Sang Penyelamat sebentar lagi akan didera dan disalibkan, namun akan bangkit bagi kedamaian kekal jiwa kita. Kita turut bersilih bersama Dia, pintalah cinta sejati dan kasih tak berpamrih, biar di hari kebangkitan-Nya, dikau pun turut tertebus. Tarian dan lagumu pun akan semakin meriah, lantang dan indah. Seindah dirimu. Secantik mawar. Kaulah sang Mawar….

 

Rose,

Karnaval janganlah sampai menutup kuping dan mata kita akan kisah-kisah sedih di muka bumi. Di Ukraina perjanjian gencatan senjata dilanggar dan yang menjadi korban adalah anak-anak tak berdosa. Di belahan bumi lain peperangan tetap digencarkan. Semakin banyak pengungsi mencari perlindungan di Eropa, di Jerman ini juga. Pejamkan matamu indahmu sejenak, sampaikanlah mantra suci ke hadirat Sang Khalik, biar tangan-Nya menyentuh nurani para pemimpin negeri, biar damai berkuasa di muka bumi ini. Sisihkan manisan Kamelle yang kau kumpulkan buat anak-anak korban perang. Mereka sedang lapar.

 

Rose,

Ada kisah lucu yang aku dengar. Seorang anak bertanya kepada ibunya: „Bu, ibu berada di manakah waktu aku dilahirkan?“ Jawab sang Ibu‘ „Di Rumah Sakit.“ „Dan ayah di mana saat itu?“ tanya si kecil. „Di kantor“, jawab ibunya. Dengan muka cemberut, sang putri bertutur, „Alangkah sedihnya nasibku. Waktu aku datang ke dunia, ayah dan ibuku tidak berada di tempat…“ Sang ibu merangkulnya, karena mengerti logika anak. Ya, alur pikiran seorang anak amatlah lurus dan polos. Kepolosan anak adalah juga ciri khasmu, mawarku, ratuku. Kau sahaja, namun cantik. Kau polos, namun tegas. Kau luwes, namun konsekwen. Seperti figurmu di antara kerumunan bertopeng itu. Cerah wajahmu ibarat mawar mekar di musim dingin, tak layu diterpa waktu.

 

Rose,

Sampai jumpa lagi di karnaval tahun besok. Mari menyimpan kisah kita di bingkai emas. Ibarat mimpi yang menanti hari baru untuk diuraikan. Ibarat kuncup kembang yang menanti mentari untuk dimekarkan. Ibarat puisi dan lagu yang menanti sentuhan cintamu untuk ditarikan. Ya, seindah tarian Simambang anak-anak Minang. Segemulai Tor-tor gadis Toba. Seelok Ndundundake molas Manggarai. Seanggun dirimu, Mawar, Rose Monday Queen.

 

SELAMAT MEMASUKI MASA PUASA SAHABAT-SAHABATKU. Imperare sibi maximum est imperium – Penguasaan diri adalah kekuasaan terbesar…. Seneka, Cyceron.

1415193665200

* Rose Monday, dalam bahasa Jerman: Rosenmontag, adalah hari senin sebelum Masa Puasa, di mana di daerah Nordrhein dan Westfalia di Jerman diadakan perarakan karnaval besar-besaran, puncak dari pesta karnaval sebelum masa tenang yang dimulai setelah Pesta Tiga Raja. Di Kota Cologne (Köln) parade berlangsung selam lebih dari 8 jam, para peserta parade melemparkan gula-gula (Kamelle) ke arah penonton. Semuanya berpakaian karnaval, sesuka hati dan membangkitkan suasana gembira dan lucu. Teriakan khusus di Köln adalah „Kölle Alaaf!“ . Di Düsseldorf „Helau!“ dst.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s

%d Bloggern gefällt das: