Kisah menjadi murid lagi – bagian 1

Salam jumpa semuanya. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Manusia ibarat kumbang, terbang ke sana ke mari, melayang-layang, mengambang lalu hinggap untuk sesaat mengisap sari kembang. Empat bulan telah lewat semenjak saya menghabiskan program doktoral saya. Tawaran kerja saya dapat hanya 15 jam, setelahnya tidak diperpanjang. Saya pun diminta pembesar untuk pergi membantu di paroki, sekedar menanti akhir tahun akademik, sekalian membantu dalam tugas-tugas pastoral. Saya puas, umat senang. Tiba-tiba ada telpon dari Roma dan Jerman, bahwa ada tawaran bagi saya untuk bekerja di Anthropos (Jerman), tetapi dengan persyaratan, harus mengikuti kursus bahasa Jerman dahulu. Saya pun setuju, meskipun saya belum memberikan jawaban pasti tentang minat saya untuk bekerja di institut tersebut. Dengan terburu-buru saya pun harus segera ke Lublin untuk mengepak barang dan mengosongkan kamar. Hari Jumat tanggal 25 Januari 2013 saya meninggalkan Polandia dengan bis, dengan hati gundah dan berat, tapi penuh entusiasme.

Di Koln saya dijemput dua frater kita, Vian dan Save. Lalu makan siang (nasi tentu saja dan „toko racap“  – tulang rusuk babi). Kamar saya terletak di bangunan institut Anthropos. Saya diperkenalkan oleh rektor rumah, untung saja orang-orang Jerman tahu bahasa Inggris. Sesuatu yang baru di hadapan sayapun memulai cikalnya.

Kursus bahasa saya dibuat di Bonn, 9km dari Sankt Augustin. Hari ini hari ke-4. Pagi-pagi dengan tramwaj jam 07.00 saya sudah berangkat. Kursus dimulai jam 08.00 sd jam 13.00. Di kelas kami (kelas dasar untuk para pemula) semuanya orang dari luar Eropa (Asia, Amerika Latin dan Afrika). Kami berjumlah 9 orang, umumnya biarawan/wati. Dan untungnya, saya bukan yang paling tua dalam kelompok kami hehehehe.

Saya iri dengan kaum muda sekarang yang memiliki sarana begitu lengkap untuk memperluas horison berpikir dan pengetahuan. Ada internet, ada komputer, Ipod, Ipad, e-book dll. Tetapi mengapa ada saja yang tetap malas memanfaatkannya demu kemajuan hidup? Belajar bahasa asing bisa juga lewat internet, meskipun kursus intensif (seperti yang saya jalani) juga penting. Seandainya saya seumur mereka, pasti bahasa Cina pun saya sudah bisa tahu.

Di sini sudah agak hangat, meskipun hujan turun setiap sore. Saya dengar di Poland salju masih saja turun dan penuh di mana-mana. Memang, walaupun sedaratan, iklim tetap saja berbeda. Seperti Ruteng dan Borong, Nonggu dan Mbata, Ngusu dan Ratapada…….

Sankt Augustin (Jerman), 31.01.2013

———————————-

10 Kommentare (+add yours?)

  1. Zelda
    Feb 02, 2013 @ 04:09:48

    pak Vincent, apa kabar?saya Zelda, tahun 2004-2007 sempat tinggal di Warsawa, berkantor di ul. Estonska. Semoga masih ingat🙂 Jadi sekarang pindah ke Koln?semoga makin sukses ya pak, tetap bermusik dan berseni, and keep funky! *hahaha baru kali ini nemu pastor funky! mantap!!*

    Antworten

    • Vincent Adi
      Feb 02, 2013 @ 10:41:33

      Hahahahahaaaaloooooo Mbak/Ibu Zelda, masih ingat donggggggg…masak bisa lupa sih? Cuman mbak aja yg udah lupa sama kite-kite hehehehehe. Masih di USA? Kapan bisa main2 ke Koln? Salam hangat dan keep success yaaaaaaaa

      Antworten

      • Zelda
        Feb 16, 2013 @ 14:13:00

        Hahahah….mana mungkin saya bisa lupa bisa the funky Romo Vincent dan teman2 SVD yg baik2🙂 saya pernah ke gereja pusat SVD lho, di tengah salju winter Polandia yg terkenal dahsyat itu. Seneng loh baca2 tulisan Romo, soalnya sambil bayangin orangnya yg kocak abis! hihihi Insya Allah mudah2an saya bisa mampir ke Koln. Sukses dan keep funky yaaa!

      • Vincent Adi
        Feb 17, 2013 @ 19:54:28

        ohojjjjjj asyyiiikkk kalau bisa ke Koln. hahhaahaha iya, dahsyat deh winter di sana. hahahaha bangga bisa punya pembaca tetap hihihihihi…slm jg ke situ……

  2. Yohanes B. Samson
    Feb 09, 2013 @ 03:08:31

    Mantap kraeng, muda, ganteng dan energik (Semoga juga saleh dan rendah hati). Kami bangga punya sahabat yang berkarya di negeri orang pada level atas, hahahahahaah

    Antworten

    • Vincent Adi
      Feb 17, 2013 @ 19:55:01

      Oe om Johny, biasa2 ka hehehehe. slm ke situ dan sukses selalu

      Antworten

  3. Ignas
    Aug 03, 2014 @ 21:14:41

    Oe kawanku Sensi yang kecil dan sangat cerdas. Apa kbrmu? Kapan kembali dan berkarya di Indonesia, khususnya di Flores?

    Antworten

    • Vincent Adi
      Aug 04, 2014 @ 10:19:12

      Kesa Igi, nia kraeng ge? sukses selalu e. Libur 2016 e.

      Antworten

  4. dobatdamasus
    Dez 08, 2015 @ 19:56:38

    Kraeng…mantap e sukses selalu

    Antworten

    • Vincent Adi GM
      Jan 22, 2016 @ 10:38:41

      Tabe Kesa. Sukses kole e

      Antworten

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s

%d Bloggern gefällt das: